Selasa, 24 Januari 2012

Terima kasih hujan,
karena engkau pernah mengenalkanku denganya,
dia yang sudah kembali pada Pencipta
saat kami berseragam putih abu
kami bercakap dan tertawa dalam rintik suaramu

Terima kasih hujan,
karena telah membuat ayah ibuku tersenyum bersama
mereka duduk dan minum teh berdua
bertatap muka
yang hanya dimengerti oleh mereka


Terima kasih hujan,
aku menatapmu dari jendela kamar
kamu buat hatiku tenang
memikirkan banyak hal
Tentang rencana, tentang usaha, tentang rasa syukur, tentang bahagia, tentang kesedihan, tentang kesalahan

Terima kasih hujan,
banyak rasa terucap karenamu